News

Berita Asuransi Terbaik Terkini

Asuransi Jiwa Murni Allianz Indonesia

Asuransi Jiwa Term – Life

Saya pernah dijelasin mengenai asuransi jiwa yang di klaim atau disebut sebagai term – life. Nyatanya, setelah ditelusuri lebih dalam, asuransi itu bukan term – life. Bagaimana memastikan jika sebuah asuransi termasuk term – life? Paling tidak, karakteristik poin-poin berikut perlu dimiliki.

Pertama, masa perlindungan yang terbatas, yaitu proteksi hanya berlaku selama periode tertentu. Paling pendek 1 tahun, kemudian paling lama bisa sampai 20 tahun. Lama waktu perlindungan bebas dipilih, tergantung kebutuhan nasabah. Asuransi yang memberikan benefit perlindungan seumur hidup, atau sampai usia 99 tahun, jelaslah bukan term – life, namun ini disebut asuransi jiwa whole life. Periode perlindungan menjadi penting. Masa pertanggungan yang terbatas pasti menurunkan harga premi per bulannya. Makin panjang pasti makin mahal preminya. Oleh karena itu, premi asuransi jiwa term – life lebih murah dibandingkan whole life.

Kedua, yang kritikal (penting), term-life tidak memberikan nilai tunai. Nilai tunai adalah uang yang dikembalikkan ketika tidak terjadi klaim. Tanpa nilai tunai, artinya premi hangus. Tidak ada pengembalian premi di term – life. Hal inilah yang membedakan term life dengan whole life dan unit link yang keduanya memberikan nilai tunai. Pemilik polis asuransi berhak mendapatkan kembali nilai tunai tsb jika tidak terjadi klaim atau nilai tunai bisa digunakan sebagai agunan untuk pinjaman pembayaran premi jika ingin sementara cuti premi. Balik lagi soal harga. Dengan tidak memberikan nilai tunai, harga premi asuransi term – life menjadi jauh lebih murah dibandingkan asuransi jenis lainnya (investasi unit link). Nilai tunai itu tidak gratis tapi ada harganya. Yaitu, premi yang lebih mahal. Lalu jika ada yang tidak mau mengambil term life, dengan alasan hangusnya uang premi, perlu ditanyakan apakah harga premi yang lebih mahal bukannya sama saja, atau bahkan lebih besar, dibandingkan dengan tidak kembalinya uang premi. Premi memang tidak kembali tetapi kompensasinya adalah harga premi per bulannya menjadi lebih murah.

Ketiga, jumlah premi asuransi jiwa term – life bisa sama selama periode tertentu (misalnya lima tahun) setelah itu naik, atau meningkat terus setiap tahun. Misalnya, lima tahun pertama, premi dibayar flat di 1.5juta per tahun, kemudian masuk tahun ke enam naik menjadi 2 juta flat lagi sampai tahun ke 10 dan seterusnya. Sedangkan, yang satu lagi, premi tahun pertama 1 juta, tahun kedua naik 1.1juta, tahun ketiga naik lagi 1.2juta dan seterusnya. Jenis premi yang berubah setiap tahun membebankan premi tahun pertama yang lebih murah dibandingkan premi flat. Sementara jenis premi flat, premi awal lebih besar, tetapi preminya tidak berubah selama periode tertentu.

Saya sendiri memilih premi yang naik tiap tahun, bukan yang flat. Kenaikkan gaji tiap tahun diharapkan bisa menetralisir kenaikkan premi yang juga tiap tahun.

Walaupun premi naik, tapi secara persentase terhadap gaji, pembayaran premi tidak berubah. Demikian informasi asuransi jiwa term – life. Bisa dipertimbangkan, sebelum membeli asuransi jiwa murni atau bundle dengan unit link.
Baca juga: asuransi jiwa terbaik 2019

Segera hubungi: 081318100747 Baldwin

Baldwin Husin